Fakta Mengerikan Seppuku, Ritual Bunuh Diri dari Jepang yang Melegenda
Jepang selalu dikenal dengan budayanya yang sangat unik dan aneh. Salah
satu budaya yang aneh atau mungkin agak seram adalah seppuku. Ritual
bunuh diri yang banyak dilakukan oleh samurai Jepang di masa lalu ini
menjadi legenda. Bahkan sering dimunculkan dalam beberapa film dunia
yang memiliki setting Jepang.
1. Tidak Bisa Dilakukan Oleh Siapa Saja
Orang yang pertama kali melakukan seppuku adalah Minamoto no Yorimasa
saat terjadi Perang Uji di tahun 1180. Sejak saat itu seppuku sering
dilakukan oleh siapa saja yang menjalani kehidupan bushido atau jalan
hidup samurai. Lambat laun budaya seppuku ini terus dikembangkan hingga
memiliki upacara tersendiri di awal abad ke-17.
Seppu pertama dilakukan di tahun 1180 [image source]Seppuku
tidak bisa dilakukan oleh siapa saja, terlebih jika ia hanyalah rakyat
biasa. Seppuku hanya dilakukan oleh samurai yang ingin menjaga harga
dirinya. Mereka akan memotong perut mereka hingga meninggal dunia dan
mempertahankan harga diri yang harganya melebihi nyawa mereka sendiri.
2. Melakukan Seppuku Harus Berdasarkan Perintah
Tidak semua orang bisa melakukan seppuku, hanya mereka yang
menjalankan bushido saja yang bisa. Selain itu, samurai pun tak bisa
melakukan ritual mengerikan ini secara tiba-tiba. Mereka harus meminta
izin terlebih dahulu kepada daimyo atau penguasa yang membawahi para
samurai. Jika daimyo mengizinkan, maka mereka akan melakukannya dengan
sesegera mungkin.
Seppuku dilakukan atas perintah daimyo [image source]Daimyo
biasanya mengizinkan para samurai melakukan seppuku agar mereka tidak
ditangkap musuh. Atau disiksa musuh dengan sangat mengerikan. Para
samurai lebih suka membunuh dirinya sendiri daripada kalah dan harus
masuk ke wilayah musuh sebagai tahanan. Seppuku bukan perkara memotong
perut lalu semuanya selesai. Tapi juga masalah harga diri dan juga
ketaatan kepada para pemimpin.
3. Seppuku Untuk Perdamaian Antar Wilayah
Seppuku biasanya dilakukan oleh samurai dengan izin dari daimyo.
Selain itu mereka juga biasanya melakukan hal itu jika daimyo telah
meninggal. Bukti kesetiaan itu dilakukan dengan memotong perut mereka
hingga ajal datang menjemput. Apa yang dilakukan oleh samurai ini mirip
dengan budak yang biasanya ikut dikubur saat majikannya meninggal dunia. Seppuku untuk perdamaian dengan musuh [image source]Selain
masalah harga diri dan kesetiaan. Seppuku biasanya juga dilakukan untuk
sebuah perdamaian. Daimyo akan memanggil samurai yang diinginkan musuh
dan menyuruhnya bunuh diri. Samurai ini dianggap sangat hebat hingga
harus segera mati agar keamanan antar dua wilayah bisa dikendalikan.
Setelah samurai melakukan ritual, dua wilayah biasanya baru akan
melakukan perjanjian baru agar tidak terjadi perang.
4. Seppuku yang Dilakukan Oleh Wanita
Seppuku hanya dilakukan oleh samurai saja. Namun, seorang wanita bisa
melakukan hal serupa dengan memotong bagian tubuhnya sendiri. Apa yang
dilakukan oleh wanita yang biasanya istri samurai ini dinamakan dengan
Jigai. Ia akan memotong lehernya dengan cepat untuk membuatnya mati
dengan cepat. Selain itu hal ini dilakukan agar tak ada orang yang bisa
mencegahnya. Seppuku yang dilakukan oleh wanita [image source]Selain
untuk menunjukkan kesetiaan kepada suami yang telah meninggal akibat
seppuku. Para wanita ini juga melakukan bunuh diri untuk menghindari
penangkapan musuh. Dengan membunuh dirinya sendiri, mereka akan
menghindari tindak asusila yang dilakukan musuh. Dengan begitu, mereka
akan menjaga kehormatan sebagai seorang istri.
5. Ritual yang Mengerikan Namun Tetap Dilakukan
Seppuku tidak dilakukan dengan tanpa upacara. Biasanya samurai yang
akan melakukan seppuku disuruh untuk menyantap makanan terakhirnya.
Mereka pun disuruh mandi dan mengenakan pakaian seba putih. Saat
melakukan ritual mereka akan menusuk perut beberapa kali agar wajahnya
menampakkan kesakitan. Dengan wajah kesakitan inilah mereka dianggap
sangat berani dan mau mengorbankan jiwanya untuk daimyo. Ritual Seppuku yang dilakukan oleh samurai [image source]Setelah
perut terbelah dengan sempurna, samurai akan menegakkan kepalanya. Di
sinilah proses terakhir seppuku akan terjadi. Seorang samurai lain di
belakang akan siap memenggal kepala dari samurai agar rasa sakitnya
segera hilang. Dari sini ritual seppuku selesai dan harga diri samurai
serta daimyo akan tetap terjaga.
No comments:
Post a Comment